Jasmerah

Pesantren dan madrasah terbukti memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, juga setia menjaga keutuhan NKRI.Yang terbukti intoleran adalah para radikalis islamophobia penista al-Qur’an dan Nabi Muhammad shalallahu’alai wa sallam.Ingat! Sejarah mencatat pengkhianatan PKI pada NKRI saat pemberontakan September 1948 & 1965.Jadi, siapa yang radikal?

Jasmerah

Pesantren dan madrasah terbukti memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, juga setia menjaga keutuhan NKRI.Yang terbukti intoleran adalah para radikalis islamophobia penista al-Qur’an dan Nabi Muhammad shalallahu’alai wa sallam.Ingat! Sejarah mencatat pengkhianatan PKI pada NKRI saat pemberontakan September 1948 & 1965.Jadi, siapa yang radikal?
Pesantren dan madrasah terbukti memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, juga setia menjaga keutuhan NKRI.Yang terbukti intoleran adalah para radikalis islamophobia penista al-Qur’an dan Nabi Muhammad shalallahu’alai wa sallam.Ingat! Sejarah mencatat pengkhianatan PKI pada NKRI saat pemberontakan September 1948 & 1965.Jadi, siapa yang radikal?


Pesantren dan madrasah terbukti memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, juga setia menjaga keutuhan NKRI.Yang terbukti intoleran adalah para radikalis islamophobia penista al-Qur’an dan Nabi Muhammad shalallahu’alai wa sallam.Ingat! Sejarah mencatat pengkhianatan PKI pada NKRI saat pemberontakan September 1948 & 1965.Jadi, siapa yang radikal?

Kompetisi Merebut Cinta Anak

Banyak pihak yang berkepentingan untuk merebut hati anak kita. Pabrik gadget haus keuntungan besar, maka diproduksilah HP semenarik mungkin. Bandar narkoba pengin kehancuran bangsa, maka digratiskanlah di awal agar kecanduan.Ayah dan Bunda, ayo maksimalkan perhatian dan kasih sayang kita pada anak; agar dia tidak jatuh hati kepada orang-orang jahat.

Kompetisi Merebut Cinta Anak

Banyak pihak yang berkepentingan untuk merebut hati anak kita. Pabrik gadget haus keuntungan besar, maka diproduksilah HP semenarik mungkin. Bandar narkoba pengin kehancuran bangsa, maka digratiskanlah di awal agar kecanduan.Ayah dan Bunda, ayo maksimalkan perhatian dan kasih sayang kita pada anak; agar dia tidak jatuh hati kepada orang-orang jahat.
Banyak pihak yang berkepentingan untuk merebut hati anak kita. Pabrik gadget haus keuntungan besar, maka diproduksilah HP semenarik mungkin. Bandar narkoba pengin kehancuran bangsa, maka digratiskanlah di awal agar kecanduan.Ayah dan Bunda, ayo maksimalkan perhatian dan kasih sayang kita pada anak; agar dia tidak jatuh hati kepada orang-orang jahat.


Banyak pihak yang berkepentingan untuk merebut hati anak kita. Pabrik gadget haus keuntungan besar, maka diproduksilah HP semenarik mungkin. Bandar narkoba pengin kehancuran bangsa, maka digratiskanlah di awal agar kecanduan.Ayah dan Bunda, ayo maksimalkan perhatian dan kasih sayang kita pada anak; agar dia tidak jatuh hati kepada orang-orang jahat.

Tidak Ada yang Instant

Beberapa belas tahun lalu, motor jadul pinjaman inilah yang setia menemani aktivitas dakwah keliling Purbalingga dan sekitarnya.Saksi sejarah ini kerap mengingatkan bahwa segala sesuatu membutuhkan proses. Jangan tergesa-gesa untuk ingin cepat besar. Tidak ada yang instan.Bahkan mie instan pun tidak bisa dikonsumsi langsung secara instan!

Tidak Ada yang Instant

Beberapa belas tahun lalu, motor jadul pinjaman inilah yang setia menemani aktivitas dakwah keliling Purbalingga dan sekitarnya.Saksi sejarah ini kerap mengingatkan bahwa segala sesuatu membutuhkan proses. Jangan tergesa-gesa untuk ingin cepat besar. Tidak ada yang instan.Bahkan mie instan pun tidak bisa dikonsumsi langsung secara instan!
Beberapa belas tahun lalu, motor jadul pinjaman inilah yang setia menemani aktivitas dakwah keliling Purbalingga dan sekitarnya.Saksi sejarah ini kerap mengingatkan bahwa segala sesuatu membutuhkan proses. Jangan tergesa-gesa untuk ingin cepat besar. Tidak ada yang instan.Bahkan mie instan pun tidak bisa dikonsumsi langsung secara instan!


Beberapa belas tahun lalu, motor jadul pinjaman inilah yang setia menemani aktivitas dakwah keliling Purbalingga dan sekitarnya.Saksi sejarah ini kerap mengingatkan bahwa segala sesuatu membutuhkan proses. Jangan tergesa-gesa untuk ingin cepat besar. Tidak ada yang instan.Bahkan mie instan pun tidak bisa dikonsumsi langsung secara instan!

Mengapa Mencemaskan Rizki?

Kuda nil yang tidak pernah bersekolah, dan porsi makannya jumbo saja ditanggung rizkinya oleh Allah tabaraka wa ta’ala. Apalagi manusia, yang bisa bersekolah hingga jenjang tertinggi, serta porsi makannya biasa-biasa saja.Tidak ada alasan untuk mengkhawatirkan sesuatu yang sudah ditanggung oleh Allah tabaraka wa ta’ala.Asalkan tetap berikhtiar secara proporsional dan bertawakal secara maksimal.

Mengapa Mencemaskan Rizki?

Kuda nil yang tidak pernah bersekolah, dan porsi makannya jumbo saja ditanggung rizkinya oleh Allah tabaraka wa ta’ala. Apalagi manusia, yang bisa bersekolah hingga jenjang tertinggi, serta porsi makannya biasa-biasa saja.Tidak ada alasan untuk mengkhawatirkan sesuatu yang sudah ditanggung oleh Allah tabaraka wa ta’ala.Asalkan tetap berikhtiar secara proporsional dan bertawakal secara maksimal.
Kuda nil yang tidak pernah bersekolah, dan porsi makannya jumbo saja ditanggung rizkinya oleh Allah tabaraka wa ta’ala. Apalagi manusia, yang bisa bersekolah hingga jenjang tertinggi, serta porsi makannya biasa-biasa saja.Tidak ada alasan untuk mengkhawatirkan sesuatu yang sudah ditanggung oleh Allah tabaraka wa ta’ala.Asalkan tetap berikhtiar secara proporsional dan bertawakal secara maksimal.


Kuda nil yang tidak pernah bersekolah, dan porsi makannya jumbo saja ditanggung rizkinya oleh Allah tabaraka wa ta’ala. Apalagi manusia, yang bisa bersekolah hingga jenjang tertinggi, serta porsi makannya biasa-biasa saja.Tidak ada alasan untuk mengkhawatirkan sesuatu yang sudah ditanggung oleh Allah tabaraka wa ta’ala.Asalkan tetap berikhtiar secara proporsional dan bertawakal secara maksimal.

Bebas Tanpa Batas

Kebebasan berpikir tanpa batas terbukti jadi pemicu utama kekacauan. Bahkan itu lebih parah dibanding kebebasan berbuat. Sebab kebebasan berpikir adalah sumber kebebasan berbuat.Bila masyarakat diberi kebebasan berpikir tanpa batas; pasti akhlak, akidah dan perilaku mereka bakal rusak. Bahkan bisa jadi kondisi binatang lebih mending dibanding mereka.Itulah realita kondisi negara yang memberikan kebebasan mutlak tanpa aturan syariat dan akal. (As-Sa’diy)

Bebas Tanpa Batas

Kebebasan berpikir tanpa batas terbukti jadi pemicu utama kekacauan. Bahkan itu lebih parah dibanding kebebasan berbuat. Sebab kebebasan berpikir adalah sumber kebebasan berbuat.Bila masyarakat diberi kebebasan berpikir tanpa batas; pasti akhlak, akidah dan perilaku mereka bakal rusak. Bahkan bisa jadi kondisi binatang lebih mending dibanding mereka.Itulah realita kondisi negara yang memberikan kebebasan mutlak tanpa aturan syariat dan akal. (As-Sa’diy)
Kebebasan berpikir tanpa batas terbukti jadi pemicu utama kekacauan. Bahkan itu lebih parah dibanding kebebasan berbuat. Sebab kebebasan berpikir adalah sumber kebebasan berbuat.Bila masyarakat diberi kebebasan berpikir tanpa batas; pasti akhlak, akidah dan perilaku mereka bakal rusak. Bahkan bisa jadi kondisi binatang lebih mending dibanding mereka.Itulah realita kondisi negara yang memberikan kebebasan mutlak tanpa aturan syariat dan akal. (As-Sa’diy)


Kebebasan berpikir tanpa batas terbukti jadi pemicu utama kekacauan. Bahkan itu lebih parah dibanding kebebasan berbuat. Sebab kebebasan berpikir adalah sumber kebebasan berbuat.Bila masyarakat diberi kebebasan berpikir tanpa batas; pasti akhlak, akidah dan perilaku mereka bakal rusak. Bahkan bisa jadi kondisi binatang lebih mending dibanding mereka.Itulah realita kondisi negara yang memberikan kebebasan mutlak tanpa aturan syariat dan akal. (As-Sa’diy)
Prev     Next