Bukan Sekedar Urusan Perut dan Bawah Perut

Walaupun sama-sama membutuhkan makan dan hubungan biologis, manusia harus berbeda dengan binatang. Sebab manusia memiliki akal.Bagi mukmin, aktivitas duniawinya merupakan sarana untuk mendukung kelancaran beribadah kepada Allah. Ia makan; agar fisiknya kuat menjalankan ibadah. Ia menikah; agar terhindar dari zina dan melahirkan generasi penerus pejuang agama.

Bukan Sekedar Urusan Perut dan Bawah Perut

Walaupun sama-sama membutuhkan makan dan hubungan biologis, manusia harus berbeda dengan binatang. Sebab manusia memiliki akal.Bagi mukmin, aktivitas duniawinya merupakan sarana untuk mendukung kelancaran beribadah kepada Allah. Ia makan; agar fisiknya kuat menjalankan ibadah. Ia menikah; agar terhindar dari zina dan melahirkan generasi penerus pejuang agama.
Walaupun sama-sama membutuhkan makan dan hubungan biologis, manusia harus berbeda dengan binatang. Sebab manusia memiliki akal.Bagi mukmin, aktivitas duniawinya merupakan sarana untuk mendukung kelancaran beribadah kepada Allah. Ia makan; agar fisiknya kuat menjalankan ibadah. Ia menikah; agar terhindar dari zina dan melahirkan generasi penerus pejuang agama.


Walaupun sama-sama membutuhkan makan dan hubungan biologis, manusia harus berbeda dengan binatang. Sebab manusia memiliki akal.Bagi mukmin, aktivitas duniawinya merupakan sarana untuk mendukung kelancaran beribadah kepada Allah. Ia makan; agar fisiknya kuat menjalankan ibadah. Ia menikah; agar terhindar dari zina dan melahirkan generasi penerus pejuang agama.

Bebas Tanpa Batas

Kebebasan berpikir tanpa batas terbukti jadi pemicu utama kekacauan. Bahkan itu lebih parah dibanding kebebasan berbuat. Sebab kebebasan berpikir adalah sumber kebebasan berbuat.Bila masyarakat diberi kebebasan berpikir tanpa batas; pasti akhlak, akidah dan perilaku mereka bakal rusak. Bahkan bisa jadi kondisi binatang lebih mending dibanding mereka.Itulah realita kondisi negara yang memberikan kebebasan mutlak tanpa aturan syariat dan akal. (As-Sa’diy)

Bebas Tanpa Batas

Kebebasan berpikir tanpa batas terbukti jadi pemicu utama kekacauan. Bahkan itu lebih parah dibanding kebebasan berbuat. Sebab kebebasan berpikir adalah sumber kebebasan berbuat.Bila masyarakat diberi kebebasan berpikir tanpa batas; pasti akhlak, akidah dan perilaku mereka bakal rusak. Bahkan bisa jadi kondisi binatang lebih mending dibanding mereka.Itulah realita kondisi negara yang memberikan kebebasan mutlak tanpa aturan syariat dan akal. (As-Sa’diy)
Kebebasan berpikir tanpa batas terbukti jadi pemicu utama kekacauan. Bahkan itu lebih parah dibanding kebebasan berbuat. Sebab kebebasan berpikir adalah sumber kebebasan berbuat.Bila masyarakat diberi kebebasan berpikir tanpa batas; pasti akhlak, akidah dan perilaku mereka bakal rusak. Bahkan bisa jadi kondisi binatang lebih mending dibanding mereka.Itulah realita kondisi negara yang memberikan kebebasan mutlak tanpa aturan syariat dan akal. (As-Sa’diy)


Kebebasan berpikir tanpa batas terbukti jadi pemicu utama kekacauan. Bahkan itu lebih parah dibanding kebebasan berbuat. Sebab kebebasan berpikir adalah sumber kebebasan berbuat.Bila masyarakat diberi kebebasan berpikir tanpa batas; pasti akhlak, akidah dan perilaku mereka bakal rusak. Bahkan bisa jadi kondisi binatang lebih mending dibanding mereka.Itulah realita kondisi negara yang memberikan kebebasan mutlak tanpa aturan syariat dan akal. (As-Sa’diy)

Curhat Koq di Medsos?

Memaparkan masalah di media sosial, tidak menyelesaikannya, justru berpotensi membuatnya semakin ruwet.Sebab netizen itu ada yang baik dan ada pula yang jahatBila harus curhat, pilihlah orang terpercaya yang bisa memberi pencerahan. Dan akan lebih baik jika curhatnya cuma kepada Allah.“Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku:. QS. Yusuf (12): 86.

Curhat Koq di Medsos?

Memaparkan masalah di media sosial, tidak menyelesaikannya, justru berpotensi membuatnya semakin ruwet.Sebab netizen itu ada yang baik dan ada pula yang jahatBila harus curhat, pilihlah orang terpercaya yang bisa memberi pencerahan. Dan akan lebih baik jika curhatnya cuma kepada Allah.“Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku:. QS. Yusuf (12): 86.
Memaparkan masalah di media sosial, tidak menyelesaikannya, justru berpotensi membuatnya semakin ruwet.Sebab netizen itu ada yang baik dan ada pula yang jahatBila harus curhat, pilihlah orang terpercaya yang bisa memberi pencerahan. Dan akan lebih baik jika curhatnya cuma kepada Allah.“Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku:. QS. Yusuf (12): 86.


Memaparkan masalah di media sosial, tidak menyelesaikannya, justru berpotensi membuatnya semakin ruwet.Sebab netizen itu ada yang baik dan ada pula yang jahatBila harus curhat, pilihlah orang terpercaya yang bisa memberi pencerahan. Dan akan lebih baik jika curhatnya cuma kepada Allah.“Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku:. QS. Yusuf (12): 86.

Jasmerah

Pesantren dan madrasah terbukti memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, juga setia menjaga keutuhan NKRI.Yang terbukti intoleran adalah para radikalis islamophobia penista al-Qur’an dan Nabi Muhammad shalallahu’alai wa sallam.Ingat! Sejarah mencatat pengkhianatan PKI pada NKRI saat pemberontakan September 1948 & 1965.Jadi, siapa yang radikal?

Jasmerah

Pesantren dan madrasah terbukti memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, juga setia menjaga keutuhan NKRI.Yang terbukti intoleran adalah para radikalis islamophobia penista al-Qur’an dan Nabi Muhammad shalallahu’alai wa sallam.Ingat! Sejarah mencatat pengkhianatan PKI pada NKRI saat pemberontakan September 1948 & 1965.Jadi, siapa yang radikal?
Pesantren dan madrasah terbukti memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, juga setia menjaga keutuhan NKRI.Yang terbukti intoleran adalah para radikalis islamophobia penista al-Qur’an dan Nabi Muhammad shalallahu’alai wa sallam.Ingat! Sejarah mencatat pengkhianatan PKI pada NKRI saat pemberontakan September 1948 & 1965.Jadi, siapa yang radikal?


Pesantren dan madrasah terbukti memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, juga setia menjaga keutuhan NKRI.Yang terbukti intoleran adalah para radikalis islamophobia penista al-Qur’an dan Nabi Muhammad shalallahu’alai wa sallam.Ingat! Sejarah mencatat pengkhianatan PKI pada NKRI saat pemberontakan September 1948 & 1965.Jadi, siapa yang radikal?

Dzikir Berkualitas dan Berkuantitas

Sebagaimana ibadah lainnya, dzikir tidak boleh dilaksanakan asal-asalan. Namun kualitas dan kuantitasnya harus diperhatikan.Dzikir yang berkualitas tinggi adalah yang niatnya ikhlas karena Allah ‘azza wa jalla. Tata caranya sesuai tuntunan Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam, serta maknanya dipahami dan diresapi.Sedangkan dzikir yang berkuantitas tinggi adalah yang rutin, sering dan banyak.

Dzikir Berkualitas dan Berkuantitas

Sebagaimana ibadah lainnya, dzikir tidak boleh dilaksanakan asal-asalan. Namun kualitas dan kuantitasnya harus diperhatikan.Dzikir yang berkualitas tinggi adalah yang niatnya ikhlas karena Allah ‘azza wa jalla. Tata caranya sesuai tuntunan Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam, serta maknanya dipahami dan diresapi.Sedangkan dzikir yang berkuantitas tinggi adalah yang rutin, sering dan banyak.
Sebagaimana ibadah lainnya, dzikir tidak boleh dilaksanakan asal-asalan. Namun kualitas dan kuantitasnya harus diperhatikan.Dzikir yang berkualitas tinggi adalah yang niatnya ikhlas karena Allah ‘azza wa jalla. Tata caranya sesuai tuntunan Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam, serta maknanya dipahami dan diresapi.Sedangkan dzikir yang berkuantitas tinggi adalah yang rutin, sering dan banyak.


Sebagaimana ibadah lainnya, dzikir tidak boleh dilaksanakan asal-asalan. Namun kualitas dan kuantitasnya harus diperhatikan.Dzikir yang berkualitas tinggi adalah yang niatnya ikhlas karena Allah ‘azza wa jalla. Tata caranya sesuai tuntunan Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam, serta maknanya dipahami dan diresapi.Sedangkan dzikir yang berkuantitas tinggi adalah yang rutin, sering dan banyak.

Kompetisi Merebut Cinta Anak

Banyak pihak yang berkepentingan untuk merebut hati anak kita. Pabrik gadget haus keuntungan besar, maka diproduksilah HP semenarik mungkin. Bandar narkoba pengin kehancuran bangsa, maka digratiskanlah di awal agar kecanduan.Ayah dan Bunda, ayo maksimalkan perhatian dan kasih sayang kita pada anak; agar dia tidak jatuh hati kepada orang-orang jahat.

Kompetisi Merebut Cinta Anak

Banyak pihak yang berkepentingan untuk merebut hati anak kita. Pabrik gadget haus keuntungan besar, maka diproduksilah HP semenarik mungkin. Bandar narkoba pengin kehancuran bangsa, maka digratiskanlah di awal agar kecanduan.Ayah dan Bunda, ayo maksimalkan perhatian dan kasih sayang kita pada anak; agar dia tidak jatuh hati kepada orang-orang jahat.
Banyak pihak yang berkepentingan untuk merebut hati anak kita. Pabrik gadget haus keuntungan besar, maka diproduksilah HP semenarik mungkin. Bandar narkoba pengin kehancuran bangsa, maka digratiskanlah di awal agar kecanduan.Ayah dan Bunda, ayo maksimalkan perhatian dan kasih sayang kita pada anak; agar dia tidak jatuh hati kepada orang-orang jahat.


Banyak pihak yang berkepentingan untuk merebut hati anak kita. Pabrik gadget haus keuntungan besar, maka diproduksilah HP semenarik mungkin. Bandar narkoba pengin kehancuran bangsa, maka digratiskanlah di awal agar kecanduan.Ayah dan Bunda, ayo maksimalkan perhatian dan kasih sayang kita pada anak; agar dia tidak jatuh hati kepada orang-orang jahat.

Tidak Ada yang Instant

Beberapa belas tahun lalu, motor jadul pinjaman inilah yang setia menemani aktivitas dakwah keliling Purbalingga dan sekitarnya.Saksi sejarah ini kerap mengingatkan bahwa segala sesuatu membutuhkan proses. Jangan tergesa-gesa untuk ingin cepat besar. Tidak ada yang instan.Bahkan mie instan pun tidak bisa dikonsumsi langsung secara instan!

Tidak Ada yang Instant

Beberapa belas tahun lalu, motor jadul pinjaman inilah yang setia menemani aktivitas dakwah keliling Purbalingga dan sekitarnya.Saksi sejarah ini kerap mengingatkan bahwa segala sesuatu membutuhkan proses. Jangan tergesa-gesa untuk ingin cepat besar. Tidak ada yang instan.Bahkan mie instan pun tidak bisa dikonsumsi langsung secara instan!
Beberapa belas tahun lalu, motor jadul pinjaman inilah yang setia menemani aktivitas dakwah keliling Purbalingga dan sekitarnya.Saksi sejarah ini kerap mengingatkan bahwa segala sesuatu membutuhkan proses. Jangan tergesa-gesa untuk ingin cepat besar. Tidak ada yang instan.Bahkan mie instan pun tidak bisa dikonsumsi langsung secara instan!


Beberapa belas tahun lalu, motor jadul pinjaman inilah yang setia menemani aktivitas dakwah keliling Purbalingga dan sekitarnya.Saksi sejarah ini kerap mengingatkan bahwa segala sesuatu membutuhkan proses. Jangan tergesa-gesa untuk ingin cepat besar. Tidak ada yang instan.Bahkan mie instan pun tidak bisa dikonsumsi langsung secara instan!
Prev     Next